Sabtu, 17 Oktober 2009

MEMANFAATKAN KESEMPATAN

"Karena itu, perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, 
karena hari-hari ini adalah jahat" (buku ajaib).

Disebuah pedesaan yang letaknya agak jauh dari pantai, nampak seekor kura-kura yang berjalan sangat lambat begitu santai. Saya, yang sedang duduk dibawah sebatang pohon, terpesona melihat kura-kura yang berjalan begitu lambat dari arah seberang jalan. Tanpa kuduga, tiba-tiba ada sebuah motor dengan kecepatan tinggi melintas dijalan itu, tepat menggilas kura-kura itu sampai hancur. Saya segera menghampiri kura-kura yang telah mati itu, membawanya ketepi jalan, dan berkata dalam hatiku, "kalau saja tadi saya langsung membawa kura-kura ini dan menolongnya ketepi jalan, tentu ia tidak akan mengalami nasib demikian." Saya merasakan penyesalan yang mendalam, tetapi sudah terlambat. 


Dalam hidup ini ada banyak orang yang jauh dari Tuhan, mungkin saudara kita atau orang-orang yang disekitar kita yang berada dalam lembah kebinasaan karena dosa yang stadium akhir. Banyak orang yang sedang berjalan dijalan yang salah dan sedang menuju kebinasaan kekal. Banyak orang salah jalan dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang mengarah pada dosa. Orang-orang semacam ini butuh untuk diperingatkan! tapi sayangnya, kerap kali kita tidak menggunakan kesempatan yang ada. Kita membiarkan teman-teman, keluarga dan orang lain yang salah jalan tetap berada dijalan yang salah tersebut. Kita memilih untuk bersikap masa bodoh terhadap mereka yang sesat dan tidak segera memberi pertolongan bagi yang lemah. Apakah kita yang tahu sebuah kebenaran juga akan bersikap masa bodoh terhadap mereka? Sampai kapankah hal itu kita biarkan terjadi? 


Hari ini, saat ada kesempatan untuk menolong, memperingatkan kepada orang lain, pergunakanlah kesempatan itu. Bawalah mereka yang sesat kepada jalan yang benar. Lakukan apa yang dapat kita kerjakan untuk orang lain hari ini juga, dan jangan menundan ya dengan alasan apapun. Ingatlah bahwa penyesalan selalu datang terlambat, dan tidak berguna sama sekali. Kiranya aktivitas berkarya kita sepanjang hari ini menjadi semakin bermakna melalui upaya peduli akan keselamatan orang lain. 

JANGAN MENUNDA APA YANG DAPAT KITA LAKUKAN SEKARANG..!!!

Jumat, 16 Oktober 2009

Senyum-Lidya: KEJUJURAN

Senyum-Lidya: KEJUJURAN

KEJUJURAN

"Karena orang yang sesat adalah kekejian bagi TUHAN, 
tetapi dengan orang jujur IA bergaul erat" (buku ajaib)




Terkadang dari orang-orang sederhana atau yang biasa disebut sebagai "wong cilik" kita bisa belajar mengenai nilai-nilai kehidupan. seperti yang saya dapatkan dari seorang bapak yang membua angkringan dekat rumah pelayanan saya. Angkringan ini sepintas tidak jauh beda dengan yang lainnya. bai dari ragam makanan-minuman yang disediakan, gerobak yang dipakai, atau warna terpal orange yang menjadi ciri has angkringan diKota Medan ini. Namun saya pribadi terkesan dengan  kejujuran yang diperlihatkan oleh bapak ini. 

 Suatu hari, saya membeli satu plastik teh hangat dan mengulurkan uang Rp. 1000 untuk membayarnya lalu beranjak pergi. "Hei Neng, masih ada kembaliannya tiga ratus," serunya pelan sambil mengulurkan  keping uang ratusan pada saya. Seketika itu juga, dalam hati saya berata, "Wow, jujur sekali bapak ini." Dan tidak hanya sekali itu saja, karena beberapa kali saya membeli diangkringan itu, kejujuran yang sama masih saya lihat dalam diri bapak ini. Sebagai penjual, ketika pembeli membe rikan uang lebih, maka biasanya sipenjual aan diam saja dan menganggapnya sebagai "Berkat Tuhan". Tapi bila hal yang sebaliknya terjadi, maka sipembeli menerima uang yang berlebih, maka sipenjual yang aan menderita kerugian. Jarang seali ada yang bertindak seperti penjual angkringan tadi. 


Ada  upah yang Tuhan sediakan bagi orang yang jujur, sebab buku ajaib berkata : "Berkat orang jujur memperkembangkan kota , tetapi mulut orang fasik meruntuhkannya" dan sebaliknya, bagi orang yang berbuat curang dikatakan "Setiap orang yang berbuat curang, adalah kekejian bagi Tuhan" 


Hai guys...meskipun ada ungkapan yang berkata, "orang jujur tidak akan kaya" atau "orang jujur akan akan ditipu orang" ungkapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Yakinlah bahwa TUHAN  akan menyertai orang yang hidup jujur. Tetaplah berpegang pada kebenaran yang sesungguhnya. Jadilah orang jujur dalam berkata-kata, berdagang, dan berbisnis baik dihadapan manusia, terlebih dihadapan TUHAN, yang b isa membaca isi hati setiap manusia. 


* Kualitas seseorang ditentukan dari standart yang ditentukan bagi dirinya, termasuk dalam hal kejujuran. 
* Kejujuran yang terlihat kecil yang dilakukan bapak tadi sesungguhnya adalah sesuatu yang besar. hal kecil yang akan menguji kejujuran dalam perkara besar.

Rabu, 14 Oktober 2009

HARTA atau NYAWA ??

"Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?" (buku ajaib)

Masyarakat Afrika memiliki cara unik untuk menangkap monyet. Sebuah toples berleher panjang dan sempit diisi dengan kacang aroma, kemudian ditanam ditanah setinggi leher toples tanpa ditutup. besoknya mereka tinggal meringkus monyet yang tangannya terjebak didalam toples tersebut. Rupanya monyet tersebut tertarik pada aroma kacang yang keluar dar toples, lau memasukkan tangannya kedalam toples untuk mengambil kacang. Namun karena menggenggam kacang, tangannya tidak dapat dikeluarkan. Selama mempertahankan kacang-kacang tersebut, selama itu pula ia akan terjebak.
Keengganan melepaskan diri dari kesenangan, masa lalu, bahkan kenyamanan, kerap menghambat kita untuk maju an berkembang. Tidak jarang karena hal itu kita justru mengalami pengalaman-pengalaman yg kurang menyenangkan dalam hidup.
sebagai contoh : (Konteks bencana)seorang kaya yang bertemu dengan seorang penyelamat jiwanya menolak untuk diselamatkan karena ia lebih mencintai hartanya, ia tidak sadar kecintaannya pada harta harus dibayar dengan hilangnya kesempatan mendapatkan harta yg lebih besar yakni kehidupan.
Jean M.Aullas, Presiden club Olympique, juara liga Prancis lima kali berturut-turut mengatakan: "Kami menjadi juara karena kami tahu kapan harus meraih kemenangan, dan kapan harusmelepasnya. Kemenangan memang penting. Namun jika mengejarnya terus, pemain kami akan kelelahan." Kita harus selalu belajar untuk memilih, hal-halapa saja yang harus dilepas dan apa yg harus dipertahankan. Jadi, mari membuat prioritas agar perjalanan kita berada pada akhir yang menyenangkan. so..Harta atau Nyawa??