Kamis, 19 Agustus 2010

KELUAR DARI KOTAK KENYAMANANMU

          Kutu adalah makhluk yang dapat meloncat 300 kali tinggi tubuhnya. Dalam sebuah percobaan, seekor kutu dimasukan dalam sebuah kotak korek api kosong dan dibiarkan disana selama 1 minggu. Hasilnya ajaib, kemampuan meloncat sikutu tiba-tiba hilang. Ternyata selama berada didalam kotak korek api, ia sebenarnya mencoba meloncat tinggi tetapi selalu terbentur dinding korek api. Ia mencoba lagi, terbentur lagi. begitu seterusnya, sehingga ia mulai ragu akan kemampuannya sendiri. Loncatannya pun disesuaikan dengan tinggi kotak korek api. Aman dan nyaman memang karena ia tidak lagi membentur dinding kotak yang terasa menyakitkan. 
         Ketika tiba waktunya kutu dikeluarkan dari kotak, pikirannya sudah terlanjur membatasinya bahwa kemampuan meloncatnya hanyalah setinggi kotak korek api itu. Demikianlah sikutu hidup seperti itu hingga akhir hayatnya. hilang sudah kemampuan meloncatnya yang fantastis itu. Kemaksimalan hidupnya sudah dibatasi oleh keadaan lingkungan. 
          Kotak atau zona nyaman adalah wilayah imajinatif dimana kita merasa "nyaman" serta merasa "punya kendali" padahal itu tidak lebih dari manipulasi pikiran saja. Banyak orang yang merasa tidak ada yang perlu diubah dalam hidupnya. Perubahan dianggap hanya akan menambah pekerjaan, belum lagi butuh wkt untuk penyesuaian. Benarkah demikian??? 
         Alasan utama mengapa seseorang tidak mau keluar dari kotak kenyamanan sebenarnya adalah KETAKUTAN menghadapi situasi baru. Padahal sebuah buku ajaib menuliskan bahwa kita harus mengalami perubahan hidup setiap hari kearah yg lebih baik. Terlalu berbahaya bila seseorang terlalu lama dikotak kenyamanannya. 
Pertama, Merasa puas diri, bahkan sombong. Orang yang tdk mau membuka diri terhadap perubahan, ibarat katak dalam tempurung. Ia pikir dunia ini hanya seluas apa yang ia lihat. Perasaan puas diri membuat orang menutup diri kepada masukan yang sifatnya membangun. Bila hal ini berlanjut terus, dikuatirkan berpontensi menimbulkan kesombongan yang tidak berdasar. 
Kedua, Tidak bertumbuh atau berkembang. Sulit diajak memikirkan perkara-perkara yang lebih tinggi. Mereka tidak akan pernah merasakan kehidupan yang maksimal, begitu-begitu saja dari wkt ke waktu. 
Yang perlu kita lakukan adalah mencoba, kita tidak akan pernah tahu bahwa cara-cara baru mungkin saja lebih baik dan menyenangkan dari cara lama. 
      Mulailah mengambil langkah baru yang akan membuat hidup anda menjadi lebih baik dan maksimal. Jika keputusan anda sesuai kehendakNya, maka anda akan berhasil. 

PERUBAHAN TEPAT DISAAT YANG TEPAT AKAN MEMBAWA ANDA PADA LEVEL YANG LEBIH TINGGGI