"Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia tetapi kehilangan nyawanya? Dan apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya?" (buku ajaib)
Masyarakat Afrika memiliki cara unik untuk menangkap monyet. Sebuah toples berleher panjang dan sempit diisi dengan kacang aroma, kemudian ditanam ditanah setinggi leher toples tanpa ditutup. besoknya mereka tinggal meringkus monyet yang tangannya terjebak didalam toples tersebut. Rupanya monyet tersebut tertarik pada aroma kacang yang keluar dar toples, lau memasukkan tangannya kedalam toples untuk mengambil kacang. Namun karena menggenggam kacang, tangannya tidak dapat dikeluarkan. Selama mempertahankan kacang-kacang tersebut, selama itu pula ia akan terjebak.
Keengganan melepaskan diri dari kesenangan, masa lalu, bahkan kenyamanan, kerap menghambat kita untuk maju an berkembang. Tidak jarang karena hal itu kita justru mengalami pengalaman-pengalaman yg kurang menyenangkan dalam hidup.
sebagai contoh : (Konteks bencana)seorang kaya yang bertemu dengan seorang penyelamat jiwanya menolak untuk diselamatkan karena ia lebih mencintai hartanya, ia tidak sadar kecintaannya pada harta harus dibayar dengan hilangnya kesempatan mendapatkan harta yg lebih besar yakni kehidupan.
Jean M.Aullas, Presiden club Olympique, juara liga Prancis lima kali berturut-turut mengatakan: "Kami menjadi juara karena kami tahu kapan harus meraih kemenangan, dan kapan harusmelepasnya. Kemenangan memang penting. Namun jika mengejarnya terus, pemain kami akan kelelahan." Kita harus selalu belajar untuk memilih, hal-halapa saja yang harus dilepas dan apa yg harus dipertahankan. Jadi, mari membuat prioritas agar perjalanan kita berada pada akhir yang menyenangkan. so..Harta atau Nyawa??
Rabu, 14 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar