Ada beberapa orang yang mengidentifikasikan kebahagiaannya dengan harta (materi). dan adapula yg mengatakan bahwakebahagiaannya terletak pada kepintarannya dalam mengatur kehidupannya sehari-hari. dan yang paling ekstrim mungkin adalah seseorang yang berkata bahwa kebahagiaannya hanya berasal dari pasangannya yg selalu memperhatikannya. masih banyak lagi paradigma-paradigma orang terhadap sebuah kebahagiaan. namun yang pasti adalah semua insan dimuka bumi ini menginginkan kebahagiaan boleh bertahta didalam hidupnya setiap saat. pada kenyataannya TIDAK...!!!! krn Tuhan punya maksud terhadap tantangan dan masalah yg kita anggap sebagai sebagai duka.
Sebuah buku ajaib menuliskan bahwa "Berbahagialah orang yang tidak berjalan menurut jalan orang fasik... krn ia akan seperti pohon yang ditanam ditepi aliran air, yang menghasilkan buahnya pada musimnya dan yang tidak layu daunnya, apa saja yg diperbuatnya berhasil" (TB) alangkah sebuah contoh yang simpel namun banyak yg lalai dengan hal ini. tahukah Anda bahwa ketika kita berjalan menurut kebenarannya Tuhan, maka kebahagiaan yang sejati yang diberikan Tuhan akan memuaskan hati kita pribadi lepas pribadi.
Buku ajaib itu berkata ''Berbahagialah orang yang dianiaya oleh karena kebenaran" waw...!!! ekstrim....namun tahukah anda bahwa kalimat itu banyak mengubahkan pribadi-pribadi yang serakah menjadi pemurah, orang yang keras kepala menjadi lemah lembut. jika ini menjadi pertimbangan yang paradoks bagi hati Anda maka saya menantang anda untuk mencobanya (lakukan apa yg benar..!!!). apapun bentuk kelemahan karakter kita, namun ketika anda mengambil komitmen untuk menjadi pribadi yang benar maka kebahagiaan itu akan dianugerahkan kepada kita.
Sabtu, 29 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar