Hal-hal yang bisa menjadi "teladan" bagi kita dari kehidupan bebek adalah:
Pertama : BUDAYA ANTRI. Bebek yang berada pada urutan paling belakang akan rela menunggu gilirannya untuk mendapat sesuatu atau hanya untuk sekedar berjalan. Sayangnya baik dirumah maupun dijalan, ditempat umum budaya antri ini sedikit demi sedikit mulai terabaikan. Perhatikan bagaimana orang saling serobot dijalanan, sehingga jalanan semakin macet dan sering menyebabkan kecelakaan. Diwarung makan pun inginnya didahulukan, sedangkan orang lain yang sudah menunggu lebih dahulu keburu lapar. Padahal segi positif budaya antri sangat banyak, salah satunya adalah melatih kesabaran seseorang. Kedua: TAAT DAN BERGANTUNG PADA GEMBALANYA. Kemana gembala pergi, kesitu pula bebek-bebek itu berada. Gembala akan mengarahkan bebek-bebek itu hanya dengan sebuah tongkat dan bebek-bebek itu akan mengikutinya.. Bandingkanlah dengan banyak orang yang yang kadang-kadang malah "menggembalakan" gembalanya.
Hal-hal buruk yang harus menjadi "peringatan" bagi kita dan harus dihindari adalah:
Pertama: BUDAYA MENGEKOR. Dalam rombongan bebek ada seekor bebek jantan yang memimpin dan dia selalu berada didepan. Bebek pemimpin inilah yang memulai lebih dahulu baru yang lain mengikuti. bebek-bebek yang lain tidak akan berenang kesebuah sungai jika pemimpin mereka belum berenang. Makan pun dimulai dari pemimpinnya. Bahayanya adalah ketika bebek pemimpin makan makanan yang beracun, maka bebek-bebek lain mengikuti, dan mereka semua keracunan. Kebiasaan bergantung pada bebek pemimpin membuat tidak ada inisiatif dari bebek-bebek yang lain. budaya mengekor harus kita jauhi. Kedua: TURUNNYA "MORAL" PEJANTAN. Pada awalnya bebekpejantan menganut paham monogami. Ini ditunjukkan oleh bebek berparuh lebar, yang dalam istilah asing disebut disebut mallard. Tetapi sekarang paham monogami itu berubah menjadi poligami. waw...lagi Tren kali ya....!!!
Ketiga: BUDAYA "CUEK". Bebek-bebek akan meninggalkan telurnya disembarang tempat, tdak peduli apakah telur-telur itu aman atau tidak. Maka muncullah istilah "cuek bebek" untuk menyebut sikap orang yang kurang perduli terhadap lingkungannya. Apakah anda masih tidak perduli dengan orang-orang disekitar anda, dengan pekerjaan untuk kepentingan bersama, atau dengan masalah-masalah bersama??
ORANG BIJAK BELAJAR DARI LINGKUNGAN, MENELADANI YANG BAIK
DAN MEMBUANG YANG BURUK.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar