Sabtu, 03 Oktober 2009

VIRGINITAS

"Aku memberikan segala yang kumilki untuknya!!" sebuah kalimat luapan cinta. 

sebuah kalimat yang lain yang disampaikan oleh Middleton:
"Mencari seorang istri sama seperti proyek perang,
sekali saja membuat kesalahan maka hancurlah selama-lamanya" 

Aplikasinya: Carilah pasangan hidup Anda yang sesuai dengan prinsip-prinsip kebenaran,
                    sehingga rumah tangga yang kita bentuk menjadi rumah tangga yang "Shekinah", yaitu
                    yang memancarkan kemuliaan Tuhan.

Sebuah kisah nyata yang menjelaskan beberapa realita dalam dunia percintaan anak muda zaman sekarang, ya....sudah pasti akan ada hubungannya dengan dunia seks dan cinta itu sendiri. Kita sering menyebutnya "Virginitas". Masalah yang sangat serius dan sangat kompleks. Di Indonesia khususnya masalah virginitas seorang wanita sudah menjadi topik yang tidak tabu lagi untuk diperbincangkan, terutama bagi mereka yang sudah mengaku "i'm not virgin". bahkan dibeberapa daerah atau tempat diIndonesia sebut saja Surabaya dan Yogyakarta (survey dari beberapa orang), merupakan daerah yang 68-80 % wanitanya tidak lagi "perawan", ekstrim..mohon bagi pembaca tidak tersinggung.
Ada beberapa fakta yang dapat dipaparkan mengenai hal ini, melalui nara sumber yang berkompeten, dalam hal ini penulis langsung menanyakan kepada yang bersangkutan (narasumber bebagi fakta lewat pengalaman pribadinya). kita sebut saja pria ini berinisial IS. 
Berbicara tentang seorang wanita, maka yang paling menonjol adalah apakah dia masih perawan atau tidak ?? karena bagi kaum wanita letak kehebatannya adalah ketika ia mampu menjaga mahkotanya dari para pencuri (pria). Harga seorang wanita terletak pada kehidupannya yang suci sampai pada akhirnya ia menikah secara resmi. (Ingat tlisan sebelumnya diblog ini dengan judul: "Hubungan Intim").
IS mencatat sejarah hidupnya dalam memori ingatannya yang tajam. Hal ini memunculkan berbagai ide bagi penulis untuk menceritakan faktanya. IS mengaku bahwa ia melakukan hubungan intim atau sebut saja ML (Making Love) sudah berulang-ulang kali, jika ditaksasi kemungkinan sudah mencapai ratusan kali, Waw....!!!! percaya atau tidak inilah faktanya. Perkenalan yang singkat, menjadi awal hubungan ini. 3 hari setelah hubungan asmara itu terjadi IS mengaku ia sudah berhasil mendapatkan ciuman dibibir sang gadis pujaannya itu. dan lebih parahnya 2 minggu telah berjalan ML sudah berani mereka lakukan. Astaga...!!!! mungkin stetament ini yang perlu direnungkan terhadap kejadian ini:
"Siapapun yang menabur benih-benih penyimpangan, pasti
akan menuai bencana". 
Oleh karena guys "penuhilah hatimu dengan hal yang baik, maka yang akan keluar adalah yang baik pula" Sebab sebuah buku ajaib menuliskan bahwa "Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan". Yang lebih mengejutkan lagi IS mengungkapkan bahwa mereka melakukan ML bukan karena terpaksa tapi karena suka sama suka, so...tidak ada yang salahkan???. Dalam satu hari kami bisa melakukannya 2 - 3 kali tergantung sikon dengan jarak waktu pertemuan 3 - 4 kali  dalam seminggu. Anda bayangkan deh...!!!. Tidak ada rasa bosan jenuh "seseorang bisa melakukan" akunya. Tempat yang menjadi arena bagi mereka untuk melakukan itu bisa dimana saja, misalnya Rumah, Dijalan (ditempat sunyi), mobil dan hotel tentunya.
"Karena segala jalan orang terbuka didepan mata Tuhan, dan segala langkah orang Diawasi-Nya" 
Perkataan dan perbuatan Anda bisa menjadi bau harum atau bau busuk bagi Tuhan, pilihan ada pada Anda. Belum sampai disitu, fakta lain terkuak yaitu pemakaian alat pelindung (kondom) hanya dilakukan 1 kali saja pada aktivitas seks yang ke 4 kali, artinya dari awal sampai sekarang  kondom menjadi alat yang tidak penting karena alasan yang menggelikan "Tidak enak...!!! karena tidak ada sentuhan kulit dengan kulit" ujarnya. KACAU...!!!  bahkan jika IS bisa memilih iya berkata pagi hari lebih rileks melakukannya karena banyak waktu" Hal ini juga mampu memperbaiki status hubungan mereka yang tadinya berselisih menjadi baik kembali.
Fakta terakhir yang tentunya menjadi topik utama tulisan ini. IS memberikan jaminan bahwa gadis yang bersamanya itu sudah kehilangan "Virginitasnya" karena ia mengaku bahwa pertama kali melakukan ML si wanita tersebut merasakan sakit dan mengeluarkan darah dari vaginanya dan IS bisa merasakan selaput keperawanan gadisnya tersobek (ada bunyi). 60 : 40 kapasitas keinginan diantara mereka berdua untuk melakukan ML.
Sungguh sangant disayangkan "Virginitas" seorang wanita hilang dalam sekejap saja yang tinggal hanya rasa "TAKUT", takut jika pria itu meninggalkannya, rasa takut pada keluarga jika ia harus hamil, dan penulis yakin ada juga rasa takut yang permanent dirasakan yaitu rasa takut akan masa depannya dan anaknya kelak.
Namun yang pasti penulis cuma mau berpesan buat pembaca blog ini :
* Orang muda yang menghargai dirinya pasti menjaga kekudusan hidupnya dan pasangannya yang dicintainya. Sebab karakter yang baik yang melekat pada diri kita, menjadikan kita pribadi yang bernilai plus. 
* Mendasarkan percintaan pada persyaratan rohani akan membangun sebuah pernikahan dan keluarga yang sejahtera. karena kewajiban kita melakukansesuatu dengan sebaik mungkin, namun cinta kasih membuat kita melakukannya dengan indah. 
* Seharusnya yang kita lakukan adalah memahami konsep: 
"Cinta itu tidak buta, melihat suatu perjanjian besar yang lebih besar dari pada kenyataannya. Cinta melihat ide-ide dan potensinya didalam kita" BE CAREFULL BOYS AND GIRLS

Tidak ada komentar: